10 Maret 2026

Search

Bupati Aceh Utara Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Kolaborasi Pascabencana Banjir.

infoacehutara.id –

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Jumat (6/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati Ayah Wa menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 merupakan tahapan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah, khususnya dalam merespons dampak banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara pada akhir tahun 2025.

Menurutnya, forum konsultasi publik menjadi ruang penting untuk menjaring aspirasi, masukan, dan saran dari seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan perencanaan pembangunan daerah yang lebih responsif dan berkelanjutan.

“Melalui forum ini, kami mengharapkan masukan yang konstruktif agar rancangan awal RKPD 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan yang kita hadapi,” ujar Ayah Wa.

Ia menekankan bahwa dokumen RKPD harus disusun secara terarah, terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.

Lebih lanjut, Bupati Ayahwa mengungkapkan bahwa dampak bencana banjir telah menimbulkan berbagai persoalan serius, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut membutuhkan komitmen bersama dan sinergi lintas sektor agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

“Kita membutuhkan kebersamaan dan langkah-langkah konkret dari seluruh pihak agar Aceh Utara dapat bangkit, pulih, dan terus bergerak menuju daerah yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini menjadi tahapan awal dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah, sekaligus sarana strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRK Aceh Utara, akademisi dari Universitas Malikussaleh, unsur MPU Aceh Utara, MAA, MPD, Baitul Mal, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta undangan terkait lainnya.[]