26 September 2026

Berbayar Tapi Kecewa, Warga Samudera Desak Evaluasi Total Manajemen PDAM Tirta Pase

Admin 26 September 2026 21:12 WIB

ACEH UTARA — Krisis pasokan air bersih kembali menguji kesabaran warga Kabupaten Aceh Utara. Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pase menjadi sorotan tajam setelah pasokan air mati total selama empat hari berturut-turut di sejumlah wilayah pemukiman warga.Jum’at (25/09/2026)

Kondisi ini memicu keresahan mendalam bagi para pelanggan yang menggantungkan kebutuhan harian mereka pada aliran air plat merah tersebut. Tak sedikit warga yang akhirnya meluapkan kekecewaannya kepada awak media, menuntut solusi konkret dan pembenahan manajemen dari pihak pengelola.

Salah seorang warga Desa Mesjid, Kecamatan Samudera, menyampaikan rasa geramnya atas buruknya pelayanan PDAM Tirta Pase yang dinilai kerap berulang tanpa penanganan jangka panjang.

“Pemadaman ini sangat menyusahkan. Ini sudah memasuki hari keempat air mati total. Padahal air adalah kebutuhan pokok untuk bersuci (wudhu), minum, mandi, hingga memasak. Buruknya lagi, kejadian seperti ini bukan pertama kali—bahkan setiap akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu, air sering sekali mendadak mati,” ujarnya dengan nada kecewa.

Selain masalah keterpukulan distribusi, warga juga mengeluhkan kualitas air yang dinilai jauh dari standar layak pakai. Kendati air mengalir pada waktu-waktu tertentu, kondisi air yang keluar dari kran warga kerap kali berwarna keruh dan kotor.

“Saat airnya hidup pun kami tidak bisa langsung pakai karena keruh. Kami berbayar setiap bulan, tapi hak kami untuk mendapatkan pelayanan dan kualitas air yang bersih sama sekali tidak terpenuhi secara maksimal,” tambahnya.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara beserta jajaran Direksi PDAM Tirta Pase untuk tidak tinggal diam. Warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja teknis dan sistem penanganan gangguan teknis, agar krisis air bersih tidak menjadi masalah rutin yang terus merugikan masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PDAM Tirta Pase belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab utama penghentian pasokan air selama empat hari terakhir maupun langkah penanganan darurat bagi para pelanggan terdampak.